. . .
  • alan Gegerkalong Girang No.67, Kec. Sukasari, Kota Bandung
  • 022 200-6655

Semangat Bunda Asma Mengajak Berwakaf

Subang-Lugas, berani, dan penuh semangat. Itulah kesan pertama yang langsung dirasakan saat berbicang dengan Asmawati, alumni Pesantren Masa Keemasan (PMK) Daarut Tauhiid. Umur boleh saja tua, namun keinganannya berdakwah tak kalah dengan anak muda. Di usianya yang ke-68 tahun, perempuan asal Padang ini masih turut aktif membumikan wakaf, seperti pada Jumat (9/2) di Masjid Darussalam Pagaden, Subang.

Bunda Asma, begitu sapaan akrabnya, rupanya aktif mengisi kajian di beberapa majelis taklim, salah satunya di Masjid Darussalam. Dia mengungkapkan, dalam setiap kajiannya, dirinya kerap menyisipkan materi wakaf. Hal itu dilakukakannya, karena menurutnya, wakaf merupakan amalan yang pahalanya luar biasa. Dan ketika seseorang ikut menjadi jalan berwakaf, maka pahalanya juga akan mengalir kepadanya.

“Wakaf kan pahalanya luar biasa. Ya semoga saja dengan ikut menebarkan wakaf, menjadi jalan orang berwakaf, pahalanya bisa kebagian. Jadi, insya Allah, kalau ada kesempatan, bunda ikut menyampaikan wakaf,” kata Asma sebelum mengisi kajian di Masjid Darussalam.

Selain berpahala luar biasa, lanjut Asma, wakaf juga menjadi jalan untuk membangun umat Islam. Dengan wakaf, seperti berbagai program Wakaf Daarut Tauhiid (DT), umat bisa terfasilitasi dalam hal pendidikan, ekonomi, pengadaan mushaf al-Quran, dan pembangunan masjid.

“Alhamdulillah, bunda juga ikut menyebarkan wakaf al-Quran Wakaf DT ke pengajian. Alhamdulillah, masyarakat merasakan lansung manfaatnya,” ujar Asma.

Asma berharap, masyaraka semakin tahu, paham, dan memahami wakaf. Dia berharap, dirinya bisa terus ikut menebarkan semangat berwakaf kepada masyarakat. “Karena wakaf itu adalah harta kita yang sebenarnya, yang pahalanya terus mengalir sampai akhirat,” ucapnya. (Agus Iskandar)

LEAVE A COMMENT